Archive

Author Archives:

Belakangan ini marak isu pemindahan status ibu kota dari DKI Jakarta menuju Palangkaraya. Isu tersebut ada kemungkinan benar adanya melihat kapasitas Kota Jakarta yang sudah tidak dapat dikembangkan lagi, karena terlalu padat konsentrasi kegiatan yang terjadi di dalamnya.

Pada dasarnya, wajar saja jika sebuah Ibu Kota memiliki konsentrasi kegiatan yang sangat padat karena mau tidak mau, sebuah Ibu Kota mengambil porsi paling banyak dalam kontribusi perkembangan sebuah negara. Misalnya Kota Jakarta saja, sebagai Kota dengan Pusat perkantoran terpadat, kemudian di dalamnya terdapat Bursa Efek Jakarta, dimana raport kurs ekonomi setiap faktor produksi setiap perusahaan atau kegiatan ekonomi terjadi di Indonesia berada di Jakarta. Pusat pemerintahan, Istana Presiden, kemudian Rumah dinas wakil presiden, gedung MPR DPR setiap stake holder pemerintahan terdapat di DKI. Begitu pula untuk sektor lainnya, misal pariwisata, selain di Bali, hanya di Jakarta anda dapat menemukan hotel berbintang 5 dengan kuantitas tidak hanya 1 atau 2. Hal tersebut dapat diartikan memang Indonesia benar memusatkan kegiatannya di Jakarta.

Namun kenyataanya, kita sadar bahwa DKI Jakarta sudah tidak memiliki kapasitas untuk dikembangkan. Dengan kondisi geografis seperti DKI, banjir sering terjadi. Kemudian untuk kondisi transportasi seperti di Jakarta, Kemacetan terjadi hampir di setiap ruas Jalan, populasi yang begitu padat, bahkan mengakibatkan slums and squatters. Kemudian ketidak tersediaan air tanah, warga DKI mengambil air tanah dari provinsi Jawa Barat, yaitu Bogor. Kemudian polusi udara yang sudah berat, dan terakhir adalah ketakutan dari segi pertanahan adalah land subsidence, dimana mulai dirasakan di daerah pelabuhan, air laut sudah mulai menggenangi sebagian daratan.

Solusi pun sudah mulai dicoba, untuk menjawab kemacetan, diterapkan regulasi 3 in 1 namun tidak optimal. Kini diterapkan contra flow, namun terjadi kemacetan hampir 3 KM panjangnya. Mungkin untuk kontra flow, hal ini terjadi karena ketidak biasaan, namun sebaiknya melihat perkembangan regulasi ini untuk beberapa waktu kedepan. Kemudian untuk masalah populasi maka disediakan kebijakan pembangunan rusunami, maupun rusunawa dengan kualitas apartment, yang disebut dengan Jakarta 1000 Tower. Namun menurut Darmaningtyas pengamat transportasi dan Tata Kota, Jakarta sudah tidak mampu lagi untuk membangun sebuah gedung baru menilai akan bertambah kapasitas populasi yang akan datang, hal ini berarti akan menambah mobilisasi penduduk, dimana lalu lintas Jakarta sudah tidak kapasitas dalam menerima pertambahan ini. Untuk masalah Land subsidence, dan air tanah, kerja sama dengan pemerintah kota lain seperti yang telah diterapkan selama ini yaitu Jabodetabek, namun ternyata kurang optimal karena beberpa hal.

Maka melihat kondisi diatas, wajar jika terdapat isu relokasi Ibu Kota dengan Kota Palangkaraya sebagai salah satu calonnya. Lagi sebelumnya banyak negara yang pernah memindahkan Ibu Kota dan berhasil, seperti Amerika Serikat, kemudian Australia, Jepang, dan Brazil. Maka banyak opini yang mungkin setuju, banyak yang tidak. Untuk yang tidak setuju, mereka menyajikan 2 alternatif lain, antara lain (1) memisahkan status Ibu Kota Negara dengan Ibu Kota Pemerintahan, dan (2) Revitalisasi Ibu Kota Jakarta.

Melihat dari 3 perkiraan kebijakan, yaitu pemindahan, pembedaan status, dan revitalisasi, saya sendiri masih optimis dengan kapasitas DKI Jakarta sebagai kota yang berkontribusi besar dalam pembangunan, namun untuk menjadikan DKI Jakarta masih sebagai IbuKota dengan harapan keberlanjutan pembangunan, saya merasa Setuju dengan pendapat Darmaningtyas, bahwa DKI Jakarta sudah tidak dapat menjadi wadah untuk pembangunan gedung baru. Maka, saya memilih alternatif pemisahan status, antara DKI Jakarta sebagai pusat Kota Pemerintahan dengan misalnya Makasar sebagai Ibu Kota.

Hal ini sekaligus menginisiasi perkembangan di Kota sekitar Kota Makasar (misalnya) sekaligus perkembangan di sekitar pulau Sulawesi. Bukan saya tidak menyetujui kebijakan Kota Palangkaraya sebagai Calon IbuKota, namun dalam usaha pe. Rkenbangan infrastruktur sebuah Ibu Kota dikhawatirkan akan membahayakan lingkungan hidup di pulau Kalimantan, terkait status Kalimantan sebagai paru-paru bumi.

di Himpunan saya, baru saja hari ini dimulai pemerintahan baru. melihat ke terangnya matahari di luar ruangan rapat, tepatnya di labtek IX gedung SAPPK Ruang Serba Guna lantai 6, diadakan Rapat Anggota disana, yang dilaksanakan 24 jam non stop (crazy, i knew), saya flash back ke masa dimana saya berdiri di depan teman-teman saya satu angkatan, teman-teman Planologi 2010, teman-teman saya tercinta.

 

Jadi post ini saya tulis di tengah lelah saya setelah RA, untuk mereka.

 

Dear all my friend, Planologi 2010.

karena hari ini saya telah mengemban amanah baru, untuk menarik aspirasi kalian dalam berhimpun, dimana saya bertanggung jawab atas apa yang kalian butuhkan dan apa yang kalian ingin dapatkan dalam himpunan ini, insya Allah saya berusaha untuk tetap amanah. ini bukan sebuah janji, tapi sebuah niat.

Saya jadi ingat, setiap tanah yang kita jejaki, saya meresapi, sesungguhnya seharusnya dari kita masing -masing harus segera menimbulkan niat untuk meningkatkan kualitas diri kita bersama-sama dan saling memotivasi. saling menghargai, dan memuji. karena kita satu keluarga.

karena kita sama, jangan biarkan kehidupan memandang rendah kita, apalagi kamu memandang rendah dirimu, karena di dunia ini, senjata yang tuhan berikan adalah hanya dirimu. jadi jangan ragu untuk perluas kemampuan, jangan ragu untuk mengkritisi dan jangan menolak untuk dikritisi, terus belajar, dan yang terpenting:

 

DON’T EVER UNDERESTIMATE YOUR SELF.

 

akan saya tunggu keadaan dimana kita bersama berhasil tetap satu ketika dibenturkan dengan masalah yang berat, dan tetap memotivasi sesama.

 

love

086

 

sudah sangat lama tidak menulis, kesibukan menyita waktu tenaga dan pikiran. frustrasi. berbagai tulisan sudah saya pikirkan, namun tidak ada yang nyata. ada baiknya kalau kegiatan terakhirini saya tuangkan dalam bentukan baru.

sebuah puisi

karya Iga Andita Lestari

serasa meminum asam yang dipaksakan

hingga lambung terluka

serasa menelan pahit empedu

hingga lidah kelu dan kaku

 

panas dalam dada

membakar hati dan logika

cinta

patah pergi lari kembali

 

sadarlah

sesungguhnhya

cinta penuh lara

hidup bukan hanya cinta

hidup bagai apa saja

menjelma menjadi cinta

menjelma bagai rasa

 

bagai setiap tatapan orang tua renta

yang memikul usaha hingga berpeluh

bagai setiap tawa anak kecil

yang belajar mengejar akal

bagai setiap aroma anak remaja

yang menari dalam metamorfosa

 

itu hidup

tiada definisi mengenainya

satu yang jelas tampak depan mata

hidup itu selayaknya sulit

agar kita hidupi hidup

 

 

 

mungkin agak membingungkan bagaimana sebuah interaksi antara manusia itu terjadi. saya mencoba menganalisa interaksi tersebut. sebenarnya menurut saya  interaksi antar manusia ada karena kebutuhan secara natural. mungkin normatif, setiap orang juga berfikiran seperti itu. namun ada esensi lagi dari sebuah interaksi, akan saya jawab setelah ngobrol panjang lebar di bawah ini.

interaksi paling aneh dan menakutkan sempat terjadi pada saya sekitar tanggal 26 januari kemarin. menakutkan sekali ketika kita mencoba berbicara dengan seseorang yang kita idolakan, dan belum tahu apakah dia sebenarnya tertarik atau tidak pada apa yang mau kita bawa di interaksi tersebut. gak mau curhat mengenai apa yang terjadi, yang jelas perasaan tidak relax karena terlalu tegang, menjadikan apa yang kita sampaikan itu hilang dan tidak pada point nya. akhirnya saya dapat menyimpulkan satu hal, interaksi yang terjadi antar manusia sebaiknya dijalani dengan perasaan tenang, sehingga kita dapat berkomunikasi dan berfikir dengan baik.

yang kedua, malam ini saya kesal sekali dengan seseorang karena dia tidak membalas pesan singkat yang saya kirimkan, saya meminta ia untuk datang dan berdiskusi dengan saya mengenai rencana yang saya akan buat. padahal tujuan saya interaksi berbobot sekali. tapi egois sekali jika saya akhirnya furious sama dia hanya karena dia tidak membalas pesan saya, sebenarnya ini masalah pride, which one is higher. tidak di balas pesan oleh orang tersebut, saya merasa pride saya jatuh. furious adalah sebuah ekspresi yang saya timbulkan karena merasa harga diri saya jatuh. sehingga dapat saya simpulkan, dalam interaksi dengan manusia, ada kepentingan lain yang menyangkut harga diri.

selanjutnya interaksi yang terjadi dan saya alami beberapa waktu ini adalah perasaan ketidak nyamanan karena saya harus berbicara dengan orang yang saya tidak sukai. sebagai manusia hal tersebut wajar, ketika kita menolak beberapa hal yang tidak masuk ke selera kita. mungkin dapat dianalogikan dengan aroma. kalau kita gak suka dengan aroma tersebut, ya kita akan menjauh. begitu pula dengan interaksi. jadi, saya dapat simpulkan bahwa interaksi juga ternyata terjadi karena ada kepentingan dan diikuti dengan perasaan tertentu.

jadi, dari sekian banyak interaksi yang terjadi di sekeliling saya, saya menemukan sebuah esensi baru, gabungan dari interaksi-interaksi yang terjadi. yaitu :

menghadapi seorang manusia, sama seperti menghadapi sebuah teka-teki.

kenapa teka-teki, karena pada saat yang bersamaan, dua dunia sedang berotasi mendekat satu sama lain, karena gravitasi yang sama-sama dimiliki. kalau memang masing-masing nyambung, mungkin gak akan terjadi crash, kalau gak nyambung, mungkin crash. kenapa saya analogikan dengan dunia? jadi yang saya maksud bukan hanya sekedar otak, tapi pikiran. manusia itu masing-masing memiliki dunia sendiri, perspektif sendiri, pendapat sendiri. manusia itu bisa sebenarnya merekayasa sesuatu, di dalam otaknya sendiri, sehingga sebenarnya tidak ada yang bersifat mutlak objektif, kecuali pengukuran, itu juga jika kita telah sama-sama menetapkan dimana titik nol nya. pokoknya contoh konkret nya, kita bertemu seseorang, kita sebenarnya bisa merekayasa apakah orang ini menarik secara fisik, maupun tidak.

sebenernya justru interaksi dengan orang-orang maka kadang hal-hal yang bersifat subjektif jadi bersifat semi subjektif. misal, megan fox, dia dibilang cantik oleh kebanyakan orang di dunia, maka membuat paradigma orang yang melihat bilang dia juga cantik. sebenarnya mungkin ada beberapa orang bilang dia tidak cantik, tapi pikirannya jadi terbawa oleh pikiran orang-orang.

untuk disukai oleh banyak manusia itu, agak susah. misal kita mau berbuat baik pula, sebenarnya orang akan berfikir berbeda. pokoknya intinya adalah manusia itu cenderung berfikiran negatif, entah kenapa, mungkin akan saya pikirkan mengenai ini, sehingga niat baik saja bisa di interpretasikan menjadi niat yang jelek. begitu juga sebaliknya,kalau kita mau disukai oleh lawan bicara, ingat disukai loh, bukan love oriented, sebagai individu kalau mau banyak relasi kan kita harus banyak disukai oleh orang. coba baca selera dia, coba impress dia, karena first impression itu ternyata memberi dampak yang paling lumayan. dan tetap be your self.

 

oke sekarang sudah sampai pada titik akhirnya saya memberi sebuah solusi, bahwa sebuah interaksi itu akan baik terjadi jika kita memagang satu kata yang sangat berharga ini : SABAR.

mengapa sabar? karena seperti yang saya jelaskan di atas, sebenarnya dalam interaksi itu kita mencoba mempengaruhi dunia masing-masing. meresap ke pemikiran dia sekaligus menyalurkan pemikiran kita. setiap dari kita yang berinteraksi memiliki masing-masing kepentingan yang mau di angkat menjadi topik. sehingga masing-masing dari kita memiliki harga diri yang dipertaruhkan sebenarnya dalam setiap interaksi. pokoknya siapa yang menguasai pembicaraan, dan membuat orang tersebut terpesona, berarti dialah yang menang. namun keegoisan tersebut yang sebenarnya berujung pada hasil yang berupa kenyamanan, ketidak nyamanan, suka atau tidak suka dapat diselubungi oleh sabar.

jadi, sabar adalah sebuah kunci bermain interaksi, atau kalau saya mau lebih gamblangkan adalah sabar adalah sebuah kunci dalam membuat seseorang menjadi satu pemikiran dengan kita, atau dengan kata lain, politik.

wah sudah agak lama saya gak update blog ini, i have been so much in busy these days. jadi di tengah-tengah kesibukan saya, saya mencoba untuk makan siang sekaligus sarapan, saya mendatangi tukang soto di depan gerbang Seni Rupa di kampus saya.

Setelah makan hampir habis, datang seorang nenek tua keriput mendekati gerobak soto itu. lalu perempuan penjual soto tersebut bertanya ” ibu mau makan?” lalu si nenek pun menjawab bahwa ia mau makan, tapi sebelumnya ia minta teh panas untuk diminum.

saya melihat keriput yang telah timbul di atas kulitnya

di sekujur tubuhnya.

setiap keriput melambangkan setiap tetes air mata

atau tetes peluh dalam setiap perjalanan hidup nya

yang ia ceritakan dengan singkat kepadaku.

“ibu, kelihatan lelah sekali, ayo duduk sini” ajakku kepada ibu tersebut, karena sejak tadi ia hanya berdiri.

akhirnya ia duduk di sebelah ku.

“ibu dari mana?” tanya ku.

“saya dari berobat mbak” katanya sambil meminum teh yang sudah dibuatkan.

“emang ibu sakit apa?” tanya ku

“saya punya 3 tumor ini” dia memperlihatkan tumornya

1 ada pada bawah mata dekat tulang pipi

1 lagi di perut bagian kiri

dan 1 lagi di betis.

saya melihat dengan prihatin.

“ibu gak mau di operasi?”

“saya mau, tapi saya tidak ada duit, saya tinggal di bandung sama teman mbak, sebenarnya rumah saya di Jogja”

memang terlihat dari aksen ia berbicara, ia orang Jogja.

“Anak saya ada dua mbak, satunya dulu di UGM, satunya di IPB. yang satu baru saja lulus dari FK UGM, yang satu lagi insinyur di IPB”

dari bahasanya, saya mengerti sesuatu

dulunya Ia kaya

dulunya ia terpandang

dulunya ia terpelajar

“wah! hebat banget!” saya menanggapi hidupnya bahwa dulu ternyata anaknya sangat pintar sehingga diterima di FK UGM.  ”sekarang kedua anak ibu kemana?”

“anak saya yang di UGM baru saja lulus FK UGM, dia tertabrak truk minyak mbak” katanya sambil sedikit menahan tangis.

“astaghfirulloh” kata saya sambil melihat ke arah mbak penjual soto dan gudeg yang barusan menaruh piring gudeg di depan ibu tersebut. sekarang mbak tersebut duduk di antara kita.

“anak saya yang di IPB tinggal di Bandung, mbak. makannya saya kesini, tapi dia semenjak menikah sama perempuan itu dia udah gak pernah ngasih saya duit, karena perempuan itu udah janda berkali-kali, dan punya anak 5. jadi dia lebih mikirin anak orang dari pada saya” katanya sambil menahan air mata.

lalu nenek tersebut melanjutkan “saya udah titipi surat ke Satpamnya, saya bilang, kamu memang sudah bukan anakku, memang anak itu hanya saat kecil saja, kamu sudah dewasa, aku ngerti tanggung jawab kamu sekarang ke keluargamu, tapi satu permintaan saya, pulangkan aku ke Jogja”

Saya menangis, melihat ia menangis. kami menangis bersamaan.

“Suami saya, mbak, saya tahu pasti, dia dinas di kota A, punya simpanan di Kota A, dia ke kota B, punya simpanan di kota B” katanya sambil menangis.

“padahal, dulu saat muda, uang orang tua saya lebih banyak dari uang dia, tapi mobil saya ia juali, rumah saya ia juali, sampai di Bandung ini saya mau berobat alternatif tumor saja saya tidak bisa, karena saya tidak ada uang” katanya sambil menangis.

lalu baru saya sadari ada ibu penjual majalah yang ternyata ikutan perbincangan kita. aku melihat kearahnya. ibu penjual majalah memberi isyarat bahwa wanita itu tidak waras.

hal tersebut membuat saya bimbang, apa benar ia tidak waras? atau ia jujur? dari matanya ia jujur. mana yang harus aku percaya? wanita ini atau hatiku?

“mbak, kalau ada orang yang menghina saya, saya sudah capek. saya sudah capek dikatai gila, atau apa karena saya tidur di jalan. padahal kita ini sama, saya dan yang mengatai saya”

aku hanya menangis melihat kondisinya, melihat tumor di wajahnya.

“bu, ibu benar ingin pulang ke Jogja?” tanyaku

“ya kalau saya pulang, saya kan punya rumah, saya bisa dagang di depan rumah, atau usaha apa” katanya.

“ibu, mungkin ini cobaan buat kita, ibu sudah coba dekatkan diri ke Allah, eh, ibu islam atau…” tanya ku

“bukan saya Katolik” katanya

“nah, ibu, ayo kita dekatkan diri ke Tuhan, semoga doa kita diterima”

“tapi mbak, saya sudah berdoa, sekarang saya jadi hampir putus asa”

Sebenarnya agak disayangkan, dalam hati saya memberontak, tapi saya rasa, ibu ini sudah banyak lebih mengerti dari pada saya, saya lebih baik diam.

kami diam dalam tangis kami.

saya melihat ke ibu tersebut

ada tumor di mukanya, ada keriput di setiap sudut tubuhnya.

ada luka di hatinya.

saat saya hendak pulang, saya mengajak mbak penjual soto tersebut berbincang sebentar.

“mbak, um, itu dia jujur kan?”

“wah jujur mbak, dia sih sering ngobrol sama saya, ia dia beneran jujur”

hati saya pun mantap.

so, as my friend wish, Valerie, after a long discussion today, she asked me to publish one romance story about her. here we go!

A romance a logic part IV

In front of eve, there stood that man, Adam.

Their faces told us they were in a big discussion

Adam : But we are not standing in the same path. We are different.

Eve: yes, we are different, but just try to love each other Dam

Adam: for what? We are just wasting our time

Eve: for our happiness, even just a little while

Adam : you better find another man, so you wont waste your time.

Eve: the happines i’ve been seek for cant be found in everything Dam, i only find in you

Adam: just be logic

Eve: i try. Just dont lie to your self

Adam: …..

Eve: ……

Adam : (smoke his cigarette)

Eve: so just say i am a selfish women, but this i try to tell the truth. Just say probably i lost my dignity but i cant think logically if i am facing this happines. if  I am facing you

Adam: ……

Eve: just dont deny it, let it be, it is destiny’s game, when love is finally came. So dont deny your destiny, when me and you are mature enough we will know whats better for both of us. I just wanna be happy, just by loving and be loved by us.

Adam:…..

well for some girl, they might wanted to scream what they feel inside, but they just cant. that’s all, that conversation actually shows us that Eve, in this conversation is a brave girl, she dare everything for her happiness. may be for some guy out there, just try to communicate it nicely so both of them can find the way to solve the problem, and make the girl speak for what they actually want.

ini sok banget Langit malam di Jakarta, oh iya post ini bakalan agak sedikit ringan, ditambah isinya cuma share pengalaman saja :)

Berawal dari beberapa menit yang lalu, saya melihat keluar jendela apartement orang tua saya di bilangan Cawang, melihat langit malam di Jakarta. apartment ini sederhana, kami sekeluarga menikmati tinggal di tempat kecil untuk menikmati quality time kita yang hanya terjadi beberapa kali setahun.

iyap, quality time kita hanya beberapa kali setahun, yaitu saat Idul Fitri, liburan kenaikan kelas, dan liburan smester. saya dan adik-adik saya sudah berpencar karena sekolah kami diluar kota, saya di Bandung, dua adik saya di boarding school yang dulu saya bersekolah disana, di Cirebon, dan 1 adik saya yang tersisa di rumah, lalu kedua orang tua saya, dan kucing saya pun bahkan hilang diambil orang.

jam 12.25 setiap anggota keluarga saya sudah tertidur pulas, ayah saya sudah tidur di ruang keluarga bersama adik saya Ibrahim, adik saya Ikra tertidur di kamar anak sendirian. dan Ica dan ibu saya tidur bersama di kamar orang tua, dan saya terjebak jet lag antara rutinitas seorang mahasiswa yang jam 1 malam saja still considered as morning, dan rutinitas anak asrama, anak SMP, dan orang kantoran yang tidur jam 10 malam, saya masih melek depan komputer.

tiba-tiba saya mendengar suara hujan. saya mengintip ke jendela apartment kami yang berada di lantai 6. meskipun lantai 6, sudah cukup tinggi, dan here we go, saya termenung.

di bawah sana, berapa banyak orang yang masih bekerja dan tidak berkumpul dengan keluarganya? padahal malam hari adalah waktu dimana ia seharusnya berkumpul dan bercengkrama dengan keluarganya.

seperti pegawai di Mc D simpang dago saat saya dan sahabat saya belajar bersama dan spend another quality time with another family there, mereka bekerja di malam hari, disaat kebanyakan keluarga selesai santap malam dan bercakap-cakap dan pergi tidur bersama, namun mereka rela meninggalkan kehangatan tersebut.

atau seperti satpam di atm CIMB niaga tempat saya biasa menarik uang. mereka meninggalkan istri mereka yang mereka cintai, dan anak-anak mereka. saya memikirkan perpisahan mereka ketika di rumah hendak pergi untuk bekerja, mungkin habis sholat isya, atau maghrib. dimana anak-anak mereka mendapati kondisi tidak ideal, yang berbeda dari kondisi yang ditunjukan sinetron bahwa ayah kerja di pagi hari, dan bermain bersama di malam hari.

di bawah sana ada berapa anak kecil yang tidak tidur disamping orangtuanya? atau tidak mendengar suara orangtuanya sebelum mereka tidur atau bahkan sudah cukup lama.

25 desember kemarin, ibu mendapati undangan masjid untuk menyantuni anak yatim dari panti asuhan di daerah Bogor, dan saya menemani ibu menghadiri acara tersebut. agak mengharukan ketika mengetahui fakta bahwa kebanyakan dari mereka adalah anak-anak yang ditinggal mati orang tuanya ketika gugur dalam berperang. saya jadi terfikir apa yang ada di benak mereka ketika pengumuman kematian orang tua mereka datang, dan melihat mungkin saja jenazah orang tua mereka tidak seperti jenazah lain yang mati di atas kasur.

langit malam di jakarta yang hitam ini membawa saya ke perasaan menjadi seorang anak yatim piatu dan berusaha hidup sendiri. bahkan saya tidak kuasa untuk meneruskan pemikiran tersebut. ternyata hidup saya masih bergantung pada kehadiran mereka.

langit malam di Jakarta ini akhirnya sukses memberi tahu saya bahwa untuk satu malam saja, banyak yang terjadi di negara ini.

bisa saja sebuah ide brilliant muncul dari salah seorang penduduk Indonesia.

bisa saja seorang wanita dan pria saling jatuh cinta.

bisa saja seorang anak ditinggal mati kedua orang tuanya.

jadi disinilah berhenti saya melihat langit malam jakarta, menutup jendela dan mencoba menuliskan apa yang ada dipikiran saya.

jadi untuk saya, dan teman-teman yang sedang berlibur, coba nikmati quality time of yours sebelum kita tidak dapat lagi menikmatinya. bersama keluarga, orang yang masih bisa nerima diri kita mau bagaimanapun kondisi kita.

oya, happy new years everyone!

jangan lupa untuk mempersiapkan resolusi kita di tahun 2012, semoga  kita bisa menjadi individu yang lebih baik. amiiin :)

Dari sebuah artikel di Kompas.com saya membaca bahwa pemerintah akan membatasi BBM bersubsidi, dan regulasi tersebut sebenarnya sudah ada di UU APBN tahun 2012, sebenarnya telah diamanatkan sejak tahun 2011. menurut saya, tepat sekali pembatasan konsumsi BBM, apalagi BBM bersubsidi.

menurut Bapak Hatta Rajasa, tahun 2011 aja kita sudah melampaui kuota dan terjadi pembengkakan anggaran sebesar sekitar 30 triliun. apalagi di tahun 2012 dengan proyeksi pertumbuhan penduduk sekitar 6,7% kebutuhan transportasi akan semakin banyak, maka jika tidak ada kuota, diperkirakan konsumsi BBM dapat  melampaui kuota 40,49 kiloliter. Kalau begitu, konsentrasi terus terpusat pada BBM sehingga sektor lain akan kurang diperhatikan.

menurut saya pribadi, apa yang telah dipikirkan oleh pemerintah tepat sekali, kita harus memberi batasan penggunaan, maka salah satu langkah konkret yang telah dibuat adalah mewajibkan kendaraan pribadi menggunakan pertamax terbilang 1 April 2012. mudah-mudahan efektif.

satu lagi, pemerintah juga melakukan pemantauan angkutan umum dengan Radio frequency Identification (RFID, hal tersebut menurut saya baik, namun efektifitas dari segi anggaran biaya pada saat penyediaan RFID sendiri, karena perlu dipertimbangkan di DKI Jakarta saja ada banyak sekali angkutan umum yang berbahan bakar premium yaitu sekitar 14.000. belum seluruh indonesia. namun jika dilihat ternyata teknis kerja RFID ini cukup baik.

RFID yang tertempel pada setiap kendaraan adalah dalam bentuk stiker. RFID sendiri memiliki 3 perangkat, menurut esdm.go.id, yaitu notifikasi, transaksi, dan kontrol. sistem notifikasi ini berupa layar LED dan antena kontrol, pada tiap SPBU. nah ketika kendaraan masuk melalui antena kontrol, sistem notifikasi akan menunjukan pada layar LED berapa banyak jatah BBM subsidi yang ia miliki maupun sisanya. selanjutnya komponen transaksi dilakukan oleh petugas SPBU, dan kontrol yang ada di kantor spbu mengenai data-data angkutan.

menurut saya sudah baik, tapi pengadaannya akan terbilang sulit. kalau begitu saya ada pemikiran, sebenarnya sistemnya hampir sama, namun ini akan lebih mudah, karena bukan dalam bentuk stiker, namun dalam bentuk kartu transaksi, dan dapat digunakan oleh setiap konsumen. dan notifikasi, transaksi, dilakukan dalam satu kegiatan, pokoknya teknisnya begini:

Kartu Transaksi BBM

  • Syarat regulasi :

Sebelum kartu ini dipublikasi, pemerintah harus meregulasi sebuah peraturan bahwa setiap individu per satuan waktu mau tidak mau harus mengkonsumsi BBM sebanyak misalnya : RP 250.000,00

syarat kedua adalah dengan menetapkan bahwa jual beli bbm harus dengan kartu diatas.

untuk itu kartu ini bekerja sama dengan  Bank, dan transaksinya sama seperti kita transfer uang. dari setiap akun, di transfer ke akun Pemerintah terpusat, disana semua uang konsumsi BBM dari seluruh indonesia tersimpan.

  • Apa itu kartu BBM?

Kartu BBM adalah kartu yang mendata anggaran setiap orang yang memiliki kendaraan per satuan waktu. kartu ini  sasarannya bukan melihat jatah atau quota BBM namun melihat berapa banyak uang yang telah dikeluarkan setiap individu per satuan waktu, kita ambil per minggu misalnya.kartu ini dibuat seperti kartu ATM.

Kartu BBM pada dasarnya memiliki akses ke akun bank masing-masing. namun sebelumnya di pada setiap individu diharapkan melakukan verivikasi akun bank melalui internet maupun sms.

melalui internet:

misalnya kita masuk ke situs ‘Kartu BBM’, lalu verivikasi mengenai data, no ktp, bank dimana kita menyimpan uang kita, lalu pin atm kita, dan sebagainya.

melalui sms :

Melalui sms sistemnya sama verivikasi seperti diatas. melalui sms agar lebih mudah dan lebih dijangkau oleh orang banyak.

setelah verivikasi, maka akses ke akun bank kita telah siap. maka setiap transaksi dilakukan dengan kartu, tinggal menggesek kartu, dan memasukan pin atm kita, lalu terjadilah transaksi uang yang langsung terpotong dan di transfer ke rekening pemerintah.

diberi tenggang waktu verivikasi, setelah tenggang waktu usai setiap transaksi jual-beli BBM harus melalui kartu tersebut.

  • Pembagian dan Sosialisasi Kartu

Pembagian dan sosialisasi kartu sangat mudah, misal telah ditetapkannya regulasi menggunakan kartu ini misal per 1 februari, maka setiap SPBU telah dilengkapi kartu ini untuk dibagikan pada setiap individu yang memiliki kendaraan, satu kendaraan satu individu atau satu kartu kontrol. untuk selanjutnya pembagian kartu kontrol ini diberikan oleh penjual mobil setelah ia membeli mobil tersebut.

  • cara kerja kartu BBM

sebelumnya cara kerja kartu BBM memiliki 3 perangkat :

Notifikasi, Transaksi dan Kontrol.

Seperti yang sudah digambarkan sedikit diatas, setiap kita bertransaksi maka akan langsung terkirim  ke rekening pemerintah. saat bertransaksi operator di setiap SPBU juga dapat melihat seberapa banyak uang yang telah individu itu keluarkan untuk membeli BBM minggu ini (Notifikasi). sehingga jika sudah melampaui jatah atau quota, maka transaksi tidak akan bisa berlangsung, dan mungkin jika sudah melampaui ada sensor dari card reader( perangkat pembaca kartu BBM) ke dalam tanki untuk menutup aksesnya.  (Kontrol).

  • mengapa dengan kartu lebih mudah?

karena dengan kartu pemerintah mengusahakan dari kami untuk anda oleh anda. jadi pemerintah hanya memfasilitasi namun semuanya menjadi tanggung jawab individu masing-masing. jika ia tidak mau mem-verivikasi kartu tersebut, ia tidak dapat menggunakan kendaraannya, karena ia tidak dapat bertransaksi.

kartu juga lebih mudah dan efektif dan efisien menyeluruh ke seluruh indonesia dobandingkan dengan RFID tadi. karena setiap individu memiliki akun bank masing-masing. dan transaksi seperti transfer uang sudah biasa dilakukan oleh setiap orang.

  • keuntungan Kartu BBM

1. mencegah korupsi. karena ada data setiap individu mengkonsumsi berapa rupiah, dan setiap individu langsung membayar ke pemerintah, tanpa ada perantara dulu.

2. Lebih mudah, sudah dijelaskan diatas.

3. membiasakan pola hidup hemat energi secara langsung kepada seluruh rakyat Indonesia. karena dengan quota atau jatah setiap orang.

  • Kelemahan Kartu BBM

1.kemungkinan akan terjadi calo bensin, namun hal tersebut dapat diantisipasi dengan konsekuensi si-calo sendiri tidak dapat bertransaksi lagi kalau quota atau jatah miliknya  sudah habis.

2. kemungkinan terjadi penyuapan pada operator BBM untuk pom bensin yang belum memiliki sensor dari card reader ke tanki. namun diusahakan agar sensor ini secepatnya dimiliki setiap orang.

3. kesulitan verivikasi mungkin terjadi, untuk itu digunakan sosialisasi melalui media masa. atau sms yang mengingatkan dari pemerintah pusat ke setiap individu, layaknya sms iklan dari provider.

  • BBM Card FAQ

bagaimana kalau pada suatu hari kami ingin berlibur jauh dan harus naik kendaraan pribadi?

maka setiap individu diminta untuk sadar, jika kebutuhan BBM pada suatu waktu diperkirakan melebihi biasanya, maka ia hendaknya menghemat atau istilahnya menabung. berarti diupayakan agar sebelum liburan anda berhemat dulu, yaitu pergi-pergi tanpa mobil dulu, misalnya dengan mass transportation.

untuk FAQ ini silahkan anda berkomen di bawah post ini, semoga menjadi masukan buat saya :)

  • Antisipasi peminjaman kartu

peminjaman kartu akan sangat beresiko karena kartu ini memiliki akses ke rekening anda. maka akan sangat riskan untuk meminjamkan kartu, lagian jika anda meminjamkan kartu kepada orang lain, sama saja anda membayari BBM orang tersebut.

saya mendownload La Vie en Rose beberapa detik lalu, ternyata bukan mengingatkan saya pada kisah-kisah asmara yang saya pernah coba alami, namun ternyata pada seseorang yang buat saya keindahannya melebihi bunga mawar, namanya Rosita.

Ibundaku

Beliau setiap hari kalau sempat rela meluangkan waktu membaca blog saya

jadi, ibundaku

kalau engkau membaca blog ini

maka engkau akan kaget

karena engkau dapat kehormatan nih

gambar pertama yang saya post di blog saya

adalah wajahmu yang tersenyum

I love’s Love you Mom

selamat hari ibu, my Rose, Ibu Ita Rosita

sudah agak lama nih saya tidak nge-post sesuatu yang berarti, seperti pemikiran, atau solusi-solusi yang menurut saya sedikit solutif, padahal normatif dan bisa jadi gak solutif. hehe :$. back then, this post agaknya gak solutif  juga, tapi bikin refresh dan mudah-mudahan memotivasi yaaaa.

 

jadi setelah me-manageri anak bola HMP, yang ternyata pada pagi itu hanya diikuti oleh 3 orang, yaitu Ahmad Caesar, kak Praditya Adithama, dan kak Adam Pasuna Jaya. mereka mendapat apresiasi, karena telah mau meluangkan pagi ini buat latihan, yang berupa 1 botol aqua 1,5 Liter. Biasanya kalo banyak yang latihan mereka cuma dapet beberapa teguk, ini satu botol. hm, agak lumayan.

 

setelah itu mengurusi urusan Pemira, bikin time line bersama teman saya Tessa Talitha, Ancilita Purnamaningsih, Maulan Erwinsyah Putra, Syapril Purnama, dan sahabat saya, Dika Fajri Fisabilillah (check his blog : dikafajri.blogspot.com). selesai itu, asistensi bersama kak Adam Pasuna Jaya lagi, dan saya pulang ke kosan.

 

Dua hari yang lalu saya belum tidur bahkan tidak tidur. siangnya seharian saya harus me-manageri anak futsal HMP putra dan putri, atas mandat kak Yesinta, selaku manager senior. esoknya saya jatuh sakit, anemia, okee istirahat sebentar, dan ngerjain tugas mata kuliah Metode Analisis Perencanaan. sampai malam saya baru tidur jam 3, karena saya membaca artikel-artikel, dan belum ngantuk juga. paginya saya bangun jam setengah 7, kebetulan sedang tidak sholat, dan menunggu nyawa terkumpul saya baca artikel lagi. dan jam 8 saya berangkat ke Saraga untuk me-manageri anak Bola, untuk latihan. dan yap, cukuuup, kurang istirahat. namun barusan tadi saya mendengar lagunya the corrs yang berjudul so young.

We are taking it easy
Bright and breezy
We are living it up
Just fine and dandy

We are chasing the moon
Just running wild and free
We are following through
Every dream, and every need

And it really doesn’t matter that we don’t eat
And it really doesn’t matter that we don’t sleep
It really doesn’t matter, it really doesn’t matter at all

‘Cause we were so young then
We are so young, so young now
And when tomorrow comes
We’ll just do it all again

 

okay, bercermin dari apa yang kakak-kakak dan teman tim bola tadi lakukan, juga kegiatan padat saya, saya jadi sadar bahwa, I AM YOUNG!!!! (yeaaay!!!). so why don’t i get up from my bed, and start the day. untuk lebih aplikatifnya maksudnya gini, di usia yang muda ini hendaknya kita melakukan hal-hal yang produktif, hal-hal yang nantinya akan meningkatkan mutu kita kedepannya.dan sesuai passion kita. misalnya dengan mengikuti beberapa saran dari saya dibawah ini :)

1. Take a chance with its risk!

maksudnya gini, kadang anak muda itu ketika dihadapkan pada sebuah kesempatan, at glance ia merasa tidak mampu, dan takut dengan resikonya.Solusinya adalah melihat hal tersebut sebagai sebuah tantangan.  karena take a chance dan  menjadikan kesempatan tersebut sebuah challenge then take the risk itu asik banget! sehingga ketika ternyata kita mampu melakukan hal tersebut, mutu kita akan meningkat.

 

ambil contoh nih ya, si A sebenernya dia ingin jadi team Community Development. tapiiii si A merasa tidak mampu menjadi team community development, padahal sebenarnya si A ini capable, dia pintar, bijaksana, wawasan luas dan care. benar-benar sesuatu yang dibutuhkan oleh team Community Development. tapi ia tidak mau, karena merasa tidak mampu dan minder.

beda dengan B, dia padahal anaknya selengean dan ketawa-ketawaan, setiap orang tidak yakin dengan kemampuan si B, tapi ia tetap teguh dan mencoba masuk team Community development. dan ternyata ia terus belajar dari orang-orang bermutu di sekitarnya, dan ia kini terbawa oleh pola pikir orang sekitar. sehingga ia meningkatkan mutunya.

si B pada kasus di atas telah membuktikan bahwa ia berani take a chance, and see it as a challenge, then take the risk no matter how dangerous it is, sehingga B passed it, then he become someone much better than B in the past.

 

2. Just be happy all the time so everything comes to you.

Menurut saya to become a happy and cheerish person itu bersyarat loh. syaratnya sih agak sulit, namun hasilnya setimpal.

a. be thankful

ini sulit banget, manusia itu cenderung melihat rumput tetangga. apalagi anak muda, temannya oke sedikit, dia iri. contohnya gini, si A baru beli ipod touch nih, lantas ia gunakan dimana-mana. lalu ketemu dengan si B, pamer lah ia dengan si B. si B sih menelan ludah, pengen juga. lalu seminggu kemudian si B beli ipad. dan ia tunjukan ke depan teman-teman, dan si A melihat. lalu si A tidak terima, si A pergi dengan muka masam.

A dan B ini adalah contoh orang yang sama-sama iri, dan tidak bersyukur dengan apa yang mereka miliki. padahal kalau bersyukur dengan apa yang kita miliki iu, kita jadi bener-bener menikmati hidup. buat apa harus melebihi apa yang seseorang miliki (dalam konteks harta benda, atau ketampanan pacar), padahal kapasitas kita hanya sebatas itu, just be thankful, folks. Rejeki itu sudah ditakar masing-masing memang berbeda, tapi kita bisa berusaha untuk kedepannya.

b. Take it easy every problem, and sincerely

yang ini juga agak susah. karena manusia itu selalu ingin sebuah apresiasi atas apa yang ia telah kerjakan. dan ikhlas itu tidak butuh apresiasi atas kerja keras dia, karena orang yang ikhlas itu tau, bahwa apresiasi sesungguhnya bukan dari manusia. nah, orang yang ikhlas juga biasanya akan mendapat sebuah apresiasi yang lebih wow, karena gak nanggung-nanggung hasil kerjaannya pasti the best dan dari usaha yang maksimal. nah, setelah itu baru kita dapat sebuah esensi dari kerja keras, dan apresiasinya.

 

nah, kalau kita sudah mengaplikasikan kedua hal tersebut, mudah-mudahan happy akan mengikuti kita. kalau kita happy, orang akan suka dengan kita, dan bahkan kadang rejeki mengikuti. :)

 

mungkin dua dulu kali yaaaah, karena abis ini ada satu kegiatan yang menyusul :) hahahaha sok sibuk gitu deeeh, yaudah pokoknya saya juga masih belajar sih untuk menggapai kedua poin tadi. mudah-mudahan bermanfaat yaaa.

 

and it really doesn’t matter if we don’t eat.

and it really doesn’t matter if we never sleep.

because we are youuuuung!!!!!! just do the productive things folks!

sleep only for baby, eat only for old and sick. for youngster, we just run!

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.